ROKAN HILIR (Riau62.com) — Dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dalam bursa kepemimpinan, salah satunya Kasrul, Ketua Depidar Balaidika Karya Provinsi Riau (Kamis 01/10/2026)
Kasrul menyatakan kesiapan untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir. Ia membawa gagasan kepemimpinan bottom-up, dengan menempatkan kader dan struktur partai di tingkat bawah sebagai pondasi utama dalam membangun kekuatan organisasi.
Menurut Kasrul, partai politik tidak semestinya hanya bertumpu pada keputusan elite di tingkat pimpinan. Aspirasi kader, pengurus kecamatan, hingga struktur partai di tingkat desa dan kelurahan perlu mendapat ruang dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
«“Partai harus tumbuh dari bawah. Aspirasi kader di tingkat bawah harus didengar dan menjadi bagian dalam menentukan kebijakan organisasi,” ujar Kasrul.»
Gagasan tersebut, kata dia, menjadi bagian dari tawaran untuk memperkuat konsolidasi internal Partai Golkar di Rokan Hilir. Struktur organisasi di tingkat bawah diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pelaksana keputusan, tetapi juga memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi, gagasan, dan masukan terkait arah perjuangan partai.
Kasrul menilai kekuatan partai di daerah sangat ditentukan oleh soliditas kader serta kemampuan membangun komunikasi yang efektif antara struktur paling bawah hingga tingkat pimpinan.
Karena itu, apabila mendapat kepercayaan memimpin DPD Golkar Rohil, konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda yang akan diperkuat. Konsolidasi tersebut tidak hanya diarahkan pada jajaran pimpinan, tetapi juga menyentuh struktur dan kader di tingkat akar rumput.
“Kepemimpinan harus hadir untuk mendengar, bukan hanya untuk memerintah. Dari bawah kita menyerap aspirasi, kemudian bersama-sama menentukan arah organisasi,” tegasnya.
Munculnya nama Kasrul menambah dinamika menjelang Musda DPD Golkar Rohil. Gagasan kepemimpinan berbasis aspirasi kader yang ditawarkannya menjadi salah satu isu yang menarik untuk dicermati dalam proses menentukan arah kepemimpinan partai ke depan.
Musda nantinya bukan hanya menjadi forum pergantian atau pemilihan ketua, tetapi juga menjadi ruang untuk menentukan pola konsolidasi, penguatan struktur, serta arah organisasi Partai Golkar Kabupaten Rokan Hilir ke depan.
Dengan semakin banyaknya nama dan gagasan yang muncul, dinamika menuju Musda Golkar Rohil diperkirakan akan semakin menarik untuk diikuti (syafri)







