ROKAN HILIR (Riau62.com) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir menggelar apel peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir di Lapangan BPKAD Rohil, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Minggu (4/10/2026).
Apel tersebut diikuti Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Wakil Bupati Jhonny Charles, jajaran anggota DPRD Rohil, mantan bupati dan wakil bupati, anggota DPR RI dr. Karmila Sari, unsur Forkopimda, Kapolres Rohil, Dandim, Kepala Pengadilan Negeri, Ketua MKA LAM Rohil mantan sekda Rohil Surya Arfan, kepala OPD, jajaran Kemenag, BPJS Ketenagakerjaan, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perbankan, serta para camat se-Kabupaten Rokan Hilir.
Dalam amanatnya, Bupati H. Bistamam mengatakan usia 27 tahun merupakan perjalanan panjang yang penuh dinamika dan perjuangan. Ia menyampaikan penghargaan kepada para tokoh pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Rokan Hilir.
“Berkat visi besar, tetesan keringat dan perjuangan gigih mereka, kita semua hari ini dapat berdiri di atas tanah Negeri Seribu Kubah yang mandiri, berdaulat dan terus berkembang maju,” ujar Bistamam.
Menurutnya, momentum Hari Jadi ke-27 tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Peringatan tersebut harus menjadi kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap capaian pembangunan, mengevaluasi berbagai persoalan yang masih dihadapi serta menyusun langkah dan inovasi untuk masa depan Rohil.
Serahkan Penghargaan Adiwiyata
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemkab Rohil juga menyerahkan penghargaan kepada empat sekolah penerima Adiwiyata tingkat kabupaten serta dua tokoh penggerak program Adiwiyata.
Bistamam menyampaikan apresiasi atas komitmen sekolah dan para tokoh dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi agar sekolah penerima Adiwiyata tidak berhenti pada pencapaian tingkat kabupaten, tetapi terus berupaya mengikuti penilaian hingga tingkat nasional.
14.583 Pekerja Mendapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan
Pada kesempatan yang sama, Pemkab Rohil secara simbolis menyerahkan kartu kepesertaan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada 14.583 pekerja sektor informal di Kabupaten Rokan Hilir melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Program tersebut memberikan perlindungan bagi pekerja apabila mengalami risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

Selain itu, diserahkan pula secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JKM) dan manfaat beasiswa kepada lima ahli waris.
Penerima santunan tersebut antara lain Maya Nita, ahli waris Marlina, dengan santunan JKM Rp42 juta; Rusli, ahli waris Ratna Ye, dengan santunan JKM Rp42 juta dan manfaat beasiswa maksimal Rp93 juta; Ujang Ka, ahli waris Lindawati, dengan santunan JKM Rp42 juta dan manfaat beasiswa maksimal Rp79,5 juta; Kasir, ahli waris Budet, dengan santunan JKM Rp42 juta; serta Sudirman, ahli waris Sri Inda, dengan santunan Rp42 juta.
Bistamam mengatakan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pekerja di Rohil.
Selain itu, Pemkab Rohil juga menyerahkan secara simbolis santunan JKM dan beasiswa kepada ahli waris lima petugas kebersihan yang terdaftar melalui Dinas Lingkungan Hidup Rohil, yakni Riki Chandra, Mahmur, Judin, Kaulah Jaya dan Nurianto.
Dorong Percepatan Pembangunan
Bupati menegaskan Pemkab Rohil terus berkomitmen mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan, penguatan ketahanan pangan melalui operasi pasar murah, peningkatan pelayanan kesehatan hingga peningkatan kualitas pendidikan.

“Semua ini bermuara pada satu tujuan, yaitu mewujudkan masyarakat Rokan Hilir yang sejahtera, berdaya saing dan religius,” katanya.
Namun, Bistamam mengingatkan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha dan seluruh lapisan masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen daerah menghilangkan ego sektoral dan memperkuat semangat gotong royong dalam membangun Rokan Hilir.
Khusus kepada aparatur pemerintah, Bistamam meminta seluruh jajaran birokrasi bergerak cepat, tanggap dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Tingkatkan kualitas pelayanan publik dan laksanakan pelayanan masyarakat yang berintegritas, proporsional dan bersih dari segala bentuk tindakan yang merugikan daerah,” tegasnya.
Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir selanjutnya akan dilanjutkan dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Rohil serta agenda ramah-tamah pada malam harinya (syafri)







