Pekanbaru (Riau62.com) – Kota Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Kue talam durian raksasa yang disusun sepanjang satu kilometer berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam Festival Talam Durian yang digelar meriah di pusat Kota Pekanbaru, Minggu (21/6/2026).
Ribuan warga memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk menyaksikan secara langsung proses penilaian dan penetapan rekor tersebut. Kue talam durian yang menjadi ikon acara tersusun memanjang di sepanjang kawasan kegiatan, menampilkan perpaduan cita rasa khas durian dan ketan yang selama ini menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat Riau.
Pemecahan rekor MURI ini menjadi bukti nyata kreativitas masyarakat Pekanbaru dalam melestarikan sekaligus memperkenalkan kuliner tradisional daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Ratusan pelaku UMKM, juru masak, dan relawan terlibat dalam proses pembuatan kue yang telah dipersiapkan selama beberapa hari sebelum pelaksanaan acara.
Suasana semakin semarak ketika tim MURI melakukan pengukuran dan verifikasi terhadap panjang talam durian yang telah disusun. Setelah seluruh tahapan penilaian selesai, Pekanbaru resmi dinyatakan berhasil mencatatkan rekor sebagai penyaji talam durian terpanjang di Indonesia.
Pengumuman tersebut disambut tepuk tangan dan sorak kegembiraan dari masyarakat yang hadir. Banyak pengunjung mengabadikan momen bersejarah tersebut melalui telepon genggam mereka. Setelah proses penilaian selesai, talam durian kemudian dibagikan kepada masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Selain menjadi ajang pemecahan rekor, festival ini juga menjadi sarana promosi kuliner khas Riau yang memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran ribuan pengunjung turut memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha lokal yang meramaikan kegiatan tersebut.
Penyelenggaraan Festival Talam Durian diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan serta memperkuat identitas Pekanbaru sebagai kota yang kaya akan budaya dan kuliner tradisional. Dengan keberhasilan meraih rekor MURI, talam durian tidak hanya menjadi makanan khas daerah, tetapi juga simbol kebanggaan masyarakat Kota Pekanbaru.
Keberhasilan ini menjadi catatan manis dalam perjalanan pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Pekanbaru. Di sisi lain, capaian tersebut menunjukkan bahwa kekayaan kuliner daerah mampu menjadi daya tarik yang menyatukan masyarakat sekaligus mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. (SHADIQ)






