PT SPRH Perseroda Perkuat Pengawasan BBM Subsidi, Siapkan SPBU Baru di Jalur Bagansiapiapi–Sinaboi

ROKAN HILIR (Riau62.com) – PT Sarana Pembangunan Rokan Hilir (SPRH) Perseroda menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) membahas penggunaan, pengawasan, dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Rokan Hilir, Senin (13/7/2026).

Rakor tersebut menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan daerah dalam memperkuat sinergi lintas instansi guna memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran, sesuai ketentuan yang berlaku, serta mencegah potensi penyalahgunaan dalam proses distribusi.

Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama PT SPRH Perseroda Yusri Kandar, ST, Direktur Pengembangan Yusuf Muji Sutrisno, ST, Direktur Keuangan Perwedissuito SP, Komisaris PT SPRH Perseroda H. Amran, S.Th.I, serta diikuti perwakilan Kejaksaan Negeri Rokan Hilir, Polsek Bangko, Koramil 0321-01 Bangko, Dinas Perikanan, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Bagansiapiapi, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta seluruh jajaran PT SPRH Perseroda.

Dalam forum tersebut, peserta membahas mekanisme distribusi BBM subsidi, penguatan sistem pengawasan di lapangan, hingga peningkatan koordinasi lintas sektor agar penyaluran BBM bersubsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Direktur Utama PT SPRH Perseroda, Yusri Kandar, mengatakan bahwa sinergi antarinstansi merupakan kunci dalam mewujudkan tata kelola distribusi BBM subsidi yang transparan, akuntabel, dan efektif.

«”Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh pihak memiliki persepsi yang sama dalam menjalankan fungsi pengawasan maupun distribusi BBM subsidi sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berhak,” ujar Yusri.»

Selain membahas aspek teknis distribusi, Rakor juga menjadi wadah memperkuat komitmen bersama dalam mencegah praktik penyimpangan, penyelewengan, maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dapat merugikan negara dan masyarakat.

Melibatkan aparat penegak hukum, instansi pemerintah, serta para pemangku kepentingan lainnya, PT SPRH Perseroda berharap sistem pengawasan distribusi BBM subsidi di Kabupaten Rokan Hilir semakin optimal sehingga mampu menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya sektor perikanan, transportasi, dan aktivitas ekonomi daerah.

Di sisi lain, PT SPRH Perseroda juga tengah menyiapkan rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Lintas Bagansiapiapi–Sinaboi. SPBU yang akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut diharapkan dapat memperkuat jaringan distribusi sekaligus menambah pasokan BBM di wilayah Rokan Hilir.

Keberadaan SPBU baru itu nantinya diharapkan mampu meningkatkan kemudahan akses masyarakat terhadap BBM, mengurangi antrean di SPBU yang sudah ada, serta memberikan dukungan terhadap kebutuhan bahan bakar bagi para nelayan dan pelaku usaha yang menjadi penggerak utama perekonomian daerah.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus meningkatkan koordinasi, pengawasan, dan pengendalian distribusi BBM subsidi demi menjamin ketersediaan energi yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Rokan Hilir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *