Mahasiswa Teknik Industri UPI YPTK Raih Juara III IMTI Zona Sumbagteng 2026 Lewat Inovasi Alat Peraga Geometri 3D dari Limbah Besi

PADANG, Riau62.com – Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Putra Indonesia (UPI) YPTK Padang berhasil meraih Juara III Lomba Karya Ilmiah IMTI Zona Sumbagteng 2026 melalui inovasi 3D Frame Geometric Learning Aids, alat peraga geometri tiga dimensi yang dibuat dari limbah besi sisa praktikum. Prestasi tersebut diumumkan dalam ajang kompetisi Ikatan Mahasiswa Teknik Industri (IMTI) Zona Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) tahun 2026.

Kompetisi yang diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Sumatera Bagian Tengah ini menjadi wadah untuk menampilkan karya ilmiah dan inovasi yang mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat. Dalam ajang tersebut, tim UPI YPTK mengusung konsep Sustainable Manufacturing dengan memanfaatkan limbah laboratorium menjadi media pembelajaran yang bernilai guna.

Inovasi 3D Frame Geometric Learning Aids dikembangkan melalui proses grinding, welding, dan painting terhadap limbah besi hasil praktikum pengujian material. Hasilnya berupa alat bantu pembelajaran geometri tiga dimensi yang interaktif untuk memudahkan siswa sekolah dasar memahami konsep bangun ruang sekaligus mengurangi limbah laboratorium yang masih layak dimanfaatkan.

Karya ilmiah tersebut juga dinilai mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Pendidikan Berkualitas (SDG 4), Kesetaraan Gender (SDG 5), Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi (SDG 8), serta Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab (SDG 12).

Tim peraih prestasi tersebut terdiri dari Farhan Surya Fernanda, Muhammad Azri Revi, dan Adithya Yefica Putra. Ketiganya dinilai berhasil menghadirkan inovasi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan sebagai media pembelajaran di sekolah.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu mengembangkan riset yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain mengedepankan kreativitas, inovasi tersebut juga menunjukkan pentingnya pemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai ekonomis dan edukatif.

“Prestasi ini membuktikan bahwa kreativitas mahasiswa mampu mengubah limbah menjadi solusi yang bernilai. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat,” demikian apresiasi yang disampaikan atas keberhasilan tim mahasiswa Teknik Industri UPI YPTK.(Shadiq)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *