Kapolda Riau Beri Penghargaan kepada 133 Personel Berprestasi, Tegaskan Kepercayaan Publik Dibangun Lewat Karya Nyata

PEKANBARU (Riau62.com) – Sebanyak 133 penerima penghargaan yang terdiri dari 123 personel Polri dan 10 penerima dari unsur eksternal menerima piagam penghargaan dari Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan. Penyerahan dilakukan dalam upacara di Lapangan Apel Mapolda Riau, Rabu (29/7/2026).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, profesionalisme, integritas, serta capaian para personel dalam menjalankan tugas kepolisian, pelayanan kemanusiaan, hingga prestasi di bidang olahraga.

Bacaan Lainnya

Salah satu penerima penghargaan adalah AKBP Teddy Rinaldi, Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Riau, yang dinilai berhasil memimpin pengungkapan tindak pidana kehutanan terkait pengangkutan hasil hutan mangrove tanpa izin serta penggunaan alat berat secara ilegal di Kabupaten Kepulauan Meranti dan Rokan Hilir.

Apresiasi juga diberikan kepada AKP Krisi Oetel, Kasat Reskrim Polres Rokan Hilir, atas keberhasilannya mengungkap kasus perusakan ekosistem mangrove di wilayah Pasir Limau Kapas.

Di bidang pelayanan dan respons cepat, penghargaan diterima IPDA Indra Gunawan, Panit 2 Unit 7 Ditlantas Polda Riau. Ia dinilai berhasil memimpin pengejaran hingga mengamankan pelaku penculikan anak di ruas Tol Pekanbaru–Dumai menuju Sumatera Utara.

Sementara itu, Kompol dr. Firmansyah Dwi Saputra, Ps Karumkit Bhayangkara TK III Pekanbaru, memperoleh apresiasi atas dedikasinya memberikan pendampingan, pengobatan, dan terapi kepada pasien anak yang membutuhkan penanganan intensif.

Penghargaan berikutnya diserahkan kepada AKP Markus Timbul Sinaga, Kapolsek Bunut Polres Pelalawan, atas keberhasilannya saat menjabat Kasatresnarkoba Polres Kampar dalam mengungkap kasus narkotika sekaligus mengamankan dua pucuk senjata api rakitan.

AKP I Putu Adi Juniwinata, Kasat Reskrim Polres Dumai, juga menerima penghargaan berkat keberhasilannya membongkar tindak pidana penempatan pekerja migran Indonesia secara ilegal.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Aldi Alfa Faroqi turut masuk dalam daftar penerima penghargaan. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilannya ketika menjabat Kapolres Kepulauan Meranti dalam mengungkap jaringan peredaran narkotika dengan barang bukti puluhan kilogram sabu serta ratusan kemasan Etomidate.

Prestasi di bidang olahraga tidak luput dari apresiasi. Bripda Mega Djuwita Siallagan, personel Satlantas Polres Kampar, menerima penghargaan setelah meraih dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Kapolri Cup Taekwondo ke-7 Tahun 2026. Sementara IPDA Nova Ria Angelina dari Bidpropam Polda Riau dianugerahi penghargaan atas raihan medali perak cabang karate pada ajang yang sama.

Selain kepada individu, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah tim yang berperan dalam pengungkapan berbagai kasus menonjol, seperti kejahatan kehutanan, perusakan ekosistem mangrove, tindak pidana narkotika, penempatan pekerja migran ilegal, penyelamatan korban penculikan, aksi penyelamatan warga yang hendak mengakhiri hidup di kawasan Turap Sungai Siak, serta tim medis Rumah Sakit Bhayangkara yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam pelayanan kesehatan.

Dua yayasan turut menerima apresiasi atas kontribusinya dalam pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di wilayah hukum Polda Riau.

Dalam amanatnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan bahwa penghargaan bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan institusi kepada personel yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, integritas, dan profesionalisme.

“Prestasi bukan hanya soal keberhasilan mengungkap perkara. Prestasi adalah ketika kita mampu menghadirkan rasa aman, menyelamatkan nyawa, menjaga lingkungan, serta membangun kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata,” tegas Irjen Herry.

Ia menekankan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama Polri dalam menjalankan tugas.

“Trust tidak lahir dari slogan. Trust lahir dari pengabdian yang konsisten, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, dan kepedulian kepada masyarakat. Itulah yang harus terus kita bangun di Polda Riau,” ujarnya.

Kapolda juga mengajak seluruh personel untuk terus menjadi polisi penolong yang mampu menghadirkan solusi di tengah masyarakat.

“Jadilah polisi penolong. Hadirkan rasa aman, bangun harapan, dan jadikan setiap tugas sebagai ladang pengabdian. Masyarakat menilai Polri bukan dari apa yang kita ucapkan, tetapi dari apa yang kita kerjakan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Irjen Herry turut mengumumkan bahwa Ekspedisi Merah Putih Presisi akan dilepas pada 1 Agustus 2026 sebagai rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Kegiatan itu akan menjangkau wilayah-wilayah terluar di Provinsi Riau sebagai simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Menutup amanatnya, Kapolda mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, serta terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

“Teruslah berbuat baik, teruslah mengukir pengabdian. Ingat keluarga yang selalu menunggu kita pulang. Dan saya tegaskan, jangan ada lagi anggota yang mencoba-coba menggunakan narkoba,” tutupnya.

Editor  : Redaksi62

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *