ROKAN HILIR (Riau62.com) – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Rokan Hilir mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat, Jumat. Antusiasme warga terlihat sejak rombongan Wakil Presiden melintasi Jalan Perniagaan Hulu hingga mengunjungi SD Negeri 016 di Serusa
Masyarakat dari berbagai kalangan memadati lokasi untuk menyaksikan secara langsung kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut. Kehadiran Wakil Presiden dinilai menjadi momentum penting bagi Rokan Hilir untuk mendapat perhatian lebih dari pemerintah pusat.
Di tengah antusiasme penyambutan, warga juga menitipkan harapan agar kunjungan kerja tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rokan Hilir sendiri dikenal sebagai daerah yang memiliki sejarah panjang sebagai salah satu sentra perikanan terbesar di Indonesia, bahkan pernah mendapat predikat sebagai daerah penghasil ikan terbesar di dunia pada masanya. Selain kekayaan sumber daya alam, daerah ini juga memiliki potensi budaya dan pariwisata yang terus berkembang.
Salah seorang warga, Ibas, mengaku bangga atas kunjungan Wakil Presiden ke Rokan Hilir. Menurutnya, perhatian pemerintah pusat menjadi harapan baru bagi masyarakat.
“Kami berharap kunjungan kerja Bapak Wakil Presiden membawa dampak positif bagi perekonomian Rokan Hilir. Semoga daerah kami semakin maju, investasi bertambah, lapangan pekerjaan terbuka, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Harapan serupa juga disampaikan warga lainnya yang menginginkan agar potensi besar yang dimiliki Rokan Hilir, baik di sektor perikanan, perdagangan, maupun pariwisata, dapat terus dikembangkan melalui dukungan pemerintah pusat.
Kunjungan kerja Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diharapkan menjadi awal dari sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam mempercepat pembangunan daerah serta mengembalikan kejayaan ekonomi negeri berjuluk “Negeri Seribu Kubah” tersebut.(R62)







