ROKAN HILIR (Riau62.com) – Lembaga Tepak Sirih menggelar rapat koordinasi (rakor) guna mematangkan persiapan pelaksanaan Festival Kampung Literasi 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Angkringan Kampung Melati, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir, Sabtu (11/7/2026) malam.
Rakor digelar untuk menyamakan persepsi sekaligus memantapkan berbagai aspek teknis pelaksanaan festival yang dijadwalkan berlangsung pada 6–9 Agustus 2026. Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Sekretariat Lembaga Tepak Sirih, Kepenghuluan Batu Hampar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan.
Festival Kampung Literasi 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang berfokus pada penguatan kapasitas pegiat literasi serta pendampingan anak. Sejumlah agenda yang telah disiapkan meliputi Pelatihan Penguatan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Perpustakaan Desa, Pelatihan Mendongeng dan Membaca Nyaring (Read Aloud), serta kegiatan pendampingan literasi anak.
Penyelenggaraan festival ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Tepak Sirih dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) serta Balai Bahasa Provinsi Riau, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kerja sama tersebut terjalin setelah Lembaga Tepak Sirih ditetapkan sebagai salah satu penerima Bantuan Fasilitasi Komunitas Literasi Tahun 2026.
Ketua Lembaga Tepak Sirih, Muhammad Sarbaini atau yang akrab disapa Rahmat Pantun, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan pemerintah pusat kepada lembaganya.
«”Alhamdulillah, tahun ini kami memperoleh dukungan penuh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI melalui Badan Bahasa. Ini merupakan amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan gerakan literasi di daerah,” ujar Rahmat Pantun.»
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya literasi masyarakat, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.
Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja sama dan berkolaborasi sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana.
«”Kami berharap Festival Kampung Literasi 2026 dapat berlangsung lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi wadah untuk memperkuat budaya membaca, belajar, dan berkarya di Rokan Hilir,” tutupnya.»







