PEKANBARU (Riau62.com) – Rumah Singgah Sultan Siak atau Rumah Tuan Qadhi kembali menjadi destinasi yang menarik perhatian wisatawan mancanegara. Kali ini, rombongan wisatawan asal Malaysia berkesempatan mengunjungi bangunan bersejarah tersebut untuk mengenal lebih dekat jejak Kesultanan Siak serta warisan budaya Melayu yang masih terjaga hingga kini.
Setibanya di lokasi, para wisatawan disambut hangat oleh pengelola dan masyarakat setempat. Mereka diajak berkeliling melihat berbagai bagian rumah yang masih mempertahankan arsitektur khas Melayu, sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai sejarah Rumah Tuan Qadhi yang memiliki peran penting sebagai tempat persinggahan Sultan Siak pada masa lampau.
Selama kunjungan, rombongan tampak antusias mengabadikan momen di sejumlah sudut bangunan yang sarat akan nilai sejarah. Suasana penuh keakraban juga terlihat saat wisatawan berinteraksi dengan masyarakat dan saling bertukar cerita mengenai budaya Melayu yang menjadi bagian dari identitas kedua negara.
Rumah Singgah Sultan Siak tidak hanya menjadi saksi perjalanan sejarah Kesultanan Siak, tetapi juga berfungsi sebagai media edukasi bagi generasi muda dan wisatawan yang ingin memahami perkembangan peradaban Melayu di Provinsi Riau. Keberadaan bangunan ini menjadi salah satu aset budaya yang terus dijaga sebagai warisan berharga.
Kunjungan wisatawan Malaysia tersebut diharapkan dapat mempererat hubungan budaya antara Indonesia dan Malaysia, sekaligus menjadi promosi positif bagi sektor pariwisata sejarah di Kabupaten Siak. Semakin banyaknya wisatawan yang datang menunjukkan bahwa destinasi wisata berbasis sejarah dan budaya masih memiliki daya tarik yang kuat di mata pengunjung.
Melalui pelestarian bangunan bersejarah dan penyambutan yang ramah kepada wisatawan, Rumah Singgah Sultan Siak diharapkan terus menjadi ikon wisata budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan sejarah Melayu kepada masyarakat nasional maupun internasional (SHADIQ)






