Ekonomi Indonesia Tunjukkan Tren Positif, APBN Tetap Jadi Penopang Stabilitas Nasional

JAKARTA (Riau62.com) – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketahanan di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global. Sejumlah indikator ekonomi hingga Mei 2026 memperlihatkan sinyal positif yang mencerminkan terjaganya aktivitas ekonomi domestik.

Salah satu indikator tersebut terlihat dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang kembali berada di zona ekspansi dengan capaian level 50. Kondisi ini didorong oleh kuatnya permintaan domestik yang tetap menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Bacaan Lainnya

Selain itu, tingkat keyakinan konsumen juga tercatat masih terjaga. Aktivitas belanja masyarakat menunjukkan tren pertumbuhan, sementara penjualan kendaraan tetap mencatatkan kinerja yang baik pasca-perayaan Idulfitri. Hal ini mengindikasikan bahwa daya beli masyarakat masih relatif kuat.

Di tengah berbagai tantangan global, pemerintah menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus bekerja sebagai instrumen utama dalam menjaga stabilitas ekonomi, melindungi daya beli masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Kinerja fiskal nasional hingga akhir Mei 2026 juga menunjukkan kondisi yang sehat. Pemerintah berhasil menjaga defisit APBN tetap dalam batas yang aman, sekaligus mempertahankan keseimbangan primer dalam posisi surplus.

Berdasarkan data postur APBN sampai dengan Mei 2026, pendapatan negara telah mencapai Rp1.185 triliun. Sementara itu, belanja negara terealisasi sebesar Rp1.365,4 triliun untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah.

Adapun defisit APBN tercatat sebesar 0,70 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), yang masih berada dalam koridor pengelolaan fiskal yang prudent. Di sisi lain, keseimbangan primer membukukan surplus sebesar Rp58,6 triliun, mencerminkan pengelolaan keuangan negara yang hati-hati, kredibel, dan berkelanjutan.

Pemerintah optimistis bahwa dengan fondasi ekonomi domestik yang kuat serta dukungan kebijakan fiskal yang adaptif, Indonesia mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang.

Sumber Kemenkeu

Editor : Redaksi62

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *