ROKAN HILIR (Riau62.com) – Kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Kabupaten Rokan Hilir, Jumat (17/7), dimanfaatkan tokoh masyarakat sekaligus aktivis nelayan, Zul Komandan, untuk menyampaikan aspirasi terkait pemberantasan narkoba dan illegal fishing.
Di hadapan Wakil Presiden, Plt Gubernur Riau, Kapolda Riau, dan Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, Zul meminta pemerintah menjadikan kedua persoalan tersebut sebagai prioritas demi mengembalikan kejayaan sektor perikanan Rokan Hilir, khususnya Bagansiapiapi.
Zul juga mengapresiasi komitmen Bupati H. Bistamam dalam membangun daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat dipercepat.
“Saya melihat Bupati Rokan Hilir memiliki niat yang tulus membangun daerah. Dengan dukungan pemerintah pusat, saya optimistis Rokan Hilir mampu bangkit dan berkembang lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan peredaran narkoba harus diberantas tanpa kompromi karena telah merusak generasi muda dan mengancam masa depan daerah.
“Saya memohon kepada pemerintah agar benar-benar menyatakan perang terhadap narkoba. Bandar dan jaringan pengedar harus ditindak tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Selain itu, Zul meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap praktik illegal fishing yang dinilai merugikan nelayan tradisional dan mengancam kelestarian sumber daya laut.
“Bagansiapiapi pernah menjadi salah satu penghasil ikan terbesar di dunia. Kejayaan itu harus kita rebut kembali melalui pemberantasan illegal fishing, perlindungan sumber daya laut, serta peningkatan kesejahteraan nelayan,” katanya.
Menurut Zul, sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci untuk memberantas narkoba, melindungi kekayaan laut, serta membangkitkan kembali sektor perikanan sebagai penggerak ekonomi Rokan Hilir.(R26)







