ROKAN HILIR (Riau62.com) — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kembali menggelar operasi pasar murah di Kecamatan Bangko sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau (Kamis 03/09/2026)
Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Pujasera tersebut merupakan bagian dari program operasi pasar tahun 2026 yang dilakukan secara bertahap di sejumlah kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir.
Kadis disperindagsar Rohil Muhammad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H., mengatakan, operasi pasar kembali digelar di Kecamatan Bangko sebagai respons terhadap perkembangan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.
“Operasi pasar ini sebelumnya sudah kita laksanakan di beberapa kecamatan. Namun, melihat kondisi dan meningkatnya harga sejumlah kebutuhan pokok, hari ini kembali kita laksanakan di Kecamatan Bangko,” ujarnya.
Dalam operasi pasar tersebut, Disperindagsar menyediakan beras SPHP sebanyak tiga ton dengan harga Rp62 ribu per kemasan. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga normal yang disebut mencapai sekitar Rp65 ribu.
Selain beras, masyarakat juga dapat memperoleh telur dengan harga Rp46 ribu per papan, dengan jumlah persediaan mencapai 308 papan. Disperindagsar juga menyediakan bawang merah dan bawang putih masing-masing sebanyak 30 kilogram.
Tidak hanya itu, sebanyak 1.800 liter minyak goreng turut disediakan dalam operasi pasar tersebut dengan harga Rp30 ribu untuk kemasan dua liter. Sejumlah komoditas kebutuhan pokok lainnya, termasuk gula, juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau.
Muhammad Fauzi berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah dinamika harga pangan.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat membantu masyarakat sekaligus mengurangi beban kebutuhan rumah tangga dan menjaga stabilitas harga pangan pokok, khususnya di Kecamatan Bangko,” katanya.
Operasi pasar murah ini menjadi salah satu langkah Disperindag Kabupaten Rokan Hilir dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat serta merespons perkembangan harga kebutuhan pangan di daerah (sy)






