JAKARTA (Riau62.com) – Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melantik sejumlah pejabat strategis di lingkungan pemerintah pusat, Senin (8/6/2026), di Istana Negara, Jakarta.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Presiden Prabowo meresmikan pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Adapun pejabat yang dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden, yakni Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, serta Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional serta Pemberhentian Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
Sementara itu, pengangkatan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 58/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan yang diikuti seluruh pejabat yang dilantik. Mereka berjanji untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, menjalankan seluruh peraturan perundang-undangan dengan sebaik-baiknya, serta mengemban amanah jabatan secara bertanggung jawab demi kepentingan bangsa dan negara.
Pelantikan turut dihadiri para pimpinan lembaga negara, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dengan pelantikan tersebut, pemerintah berharap penguatan kelembagaan Badan Gizi Nasional serta perhatian terhadap isu ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh dapat berjalan lebih optimal dalam mendukung program pembangunan nasional.
Sumber : Setkab RI
Editor : Redaksi62







