BAGANSIAPIAPI (Riau62.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir bergerak cepat (gercep) mendukung penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Malaria dengan menggelar Gerakan Kamis Bersih melalui kegiatan gotong royong di Kecamatan Bangko, Kamis (6/8/2026) pagi.
Kegiatan dipusatkan di Jalan Nelayan, tepatnya di Jalan Usaha I, Jalan Usaha II, Jalan Karya, dan Jalan Pembangunan. Aksi bersih-bersih tersebut dipimpin langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup Rokan Hilir, Suwandi, S.Sos.
Turut hadir Camat Bangko Aspri Mulya, S.STP., M.Si., beserta jajaran kecamatan, Lurah Bagan Barat Siti Zuhra, S.STP., bersama perangkat kelurahan, serta para ketua RT dan RW se-Kelurahan Bagan Barat.
Suwandi menjelaskan, kegiatan gotong royong dilaksanakan selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu. Sasaran kegiatan meliputi pembersihan parit dan drainase, halaman rumah warga, serta pengangkutan sampah yang berserakan di sepanjang jalan maupun di lingkungan permukiman.
“Selain gotong royong, kami juga memberikan sosialisasi dan mengimbau masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan. Genangan air dan lingkungan yang kotor dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab malaria,” ujar Suwandi.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam menekan penyebaran malaria sekaligus melindungi masyarakat dari dampak penyakit yang berpotensi mengancam kesehatan.
Sebelumnya, Bupati Rokan Hilir H. Bistamam bersama Wakil Bupati Jhonny Charles, BBA., MBA., yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan KLB Malaria, memimpin rapat koordinasi penanganan KLB Malaria Tahun 2026 di Pos Komando Penanggulangan KLB Malaria, Kantor BPBD Rokan Hilir, Jalan Kecamatan, Bagansiapiapi.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hilir Firdaus, S.H., M.Hum., M.M., M.I.Kom., Wakil Ketua DPRD Rokan Hilir Basiran Nur Efendi, Pasi Pers Kodim 0321/Rohil Kapten Inf. Dedi Amran, perwakilan Polres Rokan Hilir, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta para camat dari wilayah terdampak malaria.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terus mengintensifkan berbagai langkah penanganan KLB Malaria, mulai dari pembersihan lingkungan, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan koordinasi lintas sektor sebagai upaya menekan penyebaran kasus di wilayah terdampak.
Editor : Redaksi62






