Realisasi Pajak Rohil Capai Rp100 Miliar, H. Ferry Hendra Parya Optimistis Target Rp145 Miliar Terealisasi

Kepala Bapenda Kabupaten Rokan Hilir, Drs.H. Fery P. Parya, M.Si,

ROKAN HILIR (Riau62.com) — Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Rokan Hilir optimistis target penerimaan pajak daerah tahun anggaran 2026 sebesar sekitar Rp145 miliar dapat tercapai hingga akhir tahun (senin 31/08/2026)

Optimisme tersebut disampaikan Kepala Bapenda Kabupaten Rokan Hilir, Drs.H. Ferry Hendra Parya, M.Si, saat dikonfirmasi awak media di sela kegiatan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang digelar di halaman Kantor Bapenda Rohil.

H. Ferry H. Parya mengatakan, hingga tanggal 27 Agustus 2026, realisasi penerimaan pajak daerah telah mencapai sekitar Rp100 miliar. Dengan masih tersisa empat bulan menuju akhir tahun anggaran, pihaknya optimistis target penerimaan pajak sebesar Rp145 miliar dapat direalisasikan.

“Alhamdulillah, saat ini capaian kita cukup baik. Sampai tanggal 27 kemarin, realisasi sudah berada di angka Rp100 miliar. Masih ada empat bulan ke depan dan kita optimistis target tersebut bisa tercapai,” ujar H. Ferry.

Menurutnya, target penerimaan pajak daerah sebesar Rp145 miliar tersebut merupakan target untuk satu tahun anggaran atau 12 bulan. Jika dihitung secara rata-rata, penerimaan yang dibutuhkan berada di kisaran Rp12 miliar setiap bulannya.

Dengan empat bulan yang masih tersisa, peluang untuk memenuhi target tersebut dinilai masih terbuka lebar. Terlebih, berdasarkan tren penerimaan pajak pada tahun-tahun sebelumnya, pembayaran pajak oleh masyarakat biasanya mengalami peningkatan menjelang akhir tahun.

“Biasanya trennya di akhir tahun mengalami peningkatan pembayaran pajak oleh masyarakat, baik PBB-P2, pajak kendaraan bermotor maupun pajak lainnya. Kalau dirata-ratakan, kita optimistis target tersebut bisa kita capai pada akhir tahun anggaran,” jelasnya.

Meski demikian, H. Ferry mengakui penerimaan pajak setiap bulan tidak selalu berada pada angka yang sama. Ada bulan tertentu yang penerimaannya melampaui rata-rata, sementara pada bulan lainnya berada di bawah target rata-rata bulanan.

Namun secara keseluruhan, pihak Bapenda Rohil tetap optimistis capaian penerimaan pajak hingga penghujung tahun 2026 dapat memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan tersebut, H. Ferry juga mengimbau masyarakat Kabupaten Rokan Hilir agar terus meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah. Terlebih saat ini pemerintah daerah menghadapi tantangan fiskal akibat kondisi efisiensi anggaran dan semakin terbatasnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kami tetap menghimbau masyarakat agar melakukan pembayaran pajak, karena semua itu nantinya kita gunakan untuk membangun daerah kita. Apalagi di tengah kondisi efisiensi saat ini, dana transfer dari pusat semakin berkurang,” katanya.

Karena itu, lanjut H. Ferry, pemerintah daerah harus mampu memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar dapat menjadi salah satu penopang pembiayaan pembangunan di Kabupaten Rokan Hilir.

“Potensi daerah dan PAD ini harus terus kita optimalkan peningkatannya, sehingga benar-benar dapat menjadi penyokong kegiatan pembangunan di daerah kita,” pungkasnya (sy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *