DLH Rohil Tancap Gas Bersihkan Drainase, Antisipasi Banjir dan KLB Malaria

ROKAN HILIR (Riau62.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir terus memperkuat upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi banjir dan mendukung penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) malaria di wilayah tersebut.

Langkah tersebut dilakukan melalui kegiatan pembersihan lingkungan, pengangkutan sampah serta pengerukan drainase di sejumlah titik yang dinilai berpotensi mengalami genangan akibat saluran air yang tersumbat maupun mengalami pendangkalan.

Sebelumnya, DLH Rohil telah melakukan pembersihan di kawasan Jalan Usaha I dan Jalan Usaha II, Kelurahan Bagan Barat. Kegiatan kemudian dilanjutkan di Jalan Kecamatan, Kelurahan Bagan Punak, tepatnya di sekitar Terminal Sikapur Sirih.

Pada Rabu (19/8/2026), kegiatan kembali dilaksanakan di sepanjang Jalan Pahlawan, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko. Pembersihan dan pengerukan drainase di kawasan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Agustus 2026.

Kepala DLH Rohil, Suwandi, S.Sos., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang bersih, asri dan nyaman, sekaligus menjadi langkah preventif menghadapi persoalan banjir dan penyebaran malaria.

“Hari ini kami bersama tim Satgas Kebersihan dan Penanggulangan Banjir DLH melakukan pembersihan sampah serta pengerukan drainase di sepanjang Jalan Pahlawan, Kelurahan Bagan Timur,” kata Suwandi, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, kondisi drainase menjadi salah satu perhatian utama karena sejumlah saluran mengalami pendangkalan dan dipenuhi sampah. Kondisi tersebut dapat mengurangi kapasitas drainase dalam menampung serta mengalirkan air hujan.

“Sebelumnya kami juga telah melakukan pembersihan di Jalan Usaha I dan II Kelurahan Bagan Barat, kemudian dilanjutkan dengan pembersihan dan pengerukan drainase di Jalan Kecamatan, kawasan Terminal Sikapur Sirih. Hari ini kami terus bergerak menuju Kelurahan Bagan Timur untuk melakukan pembersihan dan pengerukan drainase di sepanjang Jalan Pahlawan,” ujarnya.

Suwandi menyebutkan, sekitar 300 personel dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari petugas parit, Satgas Kebersihan dan Penanggulangan Banjir, serta petugas kebersihan dan pertamanan DLH Rohil.

“Jumlah petugas yang kami turunkan kurang lebih 300 orang. Mudah-mudahan melalui kegiatan bersih-bersih ini kita dapat membantu mengantisipasi banjir sekaligus mendukung upaya memutus mata rantai penyebaran nyamuk malaria,” ungkapnya.

Di sisi lain, Suwandi mengingatkan bahwa upaya menjaga kebersihan lingkungan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran aktif masyarakat dinilai sangat penting, terutama dalam menjaga kebersihan di sekitar rumah dan lingkungan tempat tinggal.

“Kami sangat mengharapkan peran serta masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan rumah, tidak membuang sampah sembarangan dan segera membersihkan apabila terdapat genangan air,” pungkasnya (sy) 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *