Diduga Korsleting Listrik, Kebakaran Hanguskan 7 Pintu Rumah di Jalan Sepakat Bulan

Jalan sepakat bulan bagan Hulu Kebakaran terjadi

Rokan Hilir (Riau62.com) – Kebakaran hebat terjadi di kawasan Jalan Sepakat Bulan pada Minggu (7/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB. Peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap itu menghanguskan sedikitnya tujuh pintu rumah milik warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sumber api diduga berasal dari rumah milik saudari Melli. Api pertama kali terlihat dari bagian rumah tersebut sebelum dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain yang berada berdekatan.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang. Namun, karena sebagian besar bangunan terbuat dari material yang mudah terbakar dan posisi rumah yang berdempetan, api dengan cepat melalap deretan rumah warga.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik. Api berasal dari rumah saudari Melli sebelum merembet ke rumah lainnya,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, para penghuni rumah yang terdampak mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Sejumlah harta benda milik warga tidak sempat diselamatkan akibat cepatnya kobaran api membesar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap jumlah pasti rumah yang terdampak serta total kerugian yang ditimbulkan. Penyebab pasti kebakaran juga masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat berwenang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna menghindari risiko kebakaran akibat korsleting listrik. Korsleting masih menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran di permukiman padat penduduk. (R6)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *