ROKAN HILIR (Riau62.com) – Polsek Panipahan bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Wahana Mangrove Pasir Limau Kapas menggelar aksi penanaman 150 bibit mangrove di kawasan pesisir SMP Negeri 1 Pasir Limau Kapas, Kepenghuluan Panipahan Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB itu dipimpin Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto A. Tampubolon, S.H., M.H., serta diikuti Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Pasir Limau Kapas Ruspianto, personel Polsek Panipahan, anggota KTH Wahana Mangrove, kepala sekolah, dewan guru, siswa-siswi SMP Negeri 1 Pasir Limau Kapas, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Kapolsek Panipahan IPTU Subiarto A. Tampubolon mengatakan, penanaman mangrove merupakan bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya menjaga ekosistem pantai.
“Hutan mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami yang melindungi wilayah pesisir dari abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem, serta menjadi habitat berbagai jenis biota laut. Karena itu, pelestariannya membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujarnya.
Selain melakukan penanaman, peserta juga menerima edukasi dari KTH Wahana Mangrove mengenai manfaat ekologis mangrove, teknik penanaman yang benar, serta cara perawatan bibit agar dapat tumbuh secara optimal.
Melalui kegiatan tersebut, para pelajar diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan sejak dini dengan terlibat langsung dalam aksi konservasi. Diharapkan, pengalaman tersebut dapat menumbuhkan kepedulian sekaligus mendorong mereka menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan di masa mendatang.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Para peserta, terutama para siswa, terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara mulai dari penyampaian materi hingga penanaman mangrove di lokasi yang telah disiapkan.
Aksi penanaman mangrove ini juga menjadi wujud sinergi antara Polri, kelompok konservasi, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian kawasan pesisir di Kecamatan Pasir Limau Kapas. Selain mengurangi risiko abrasi, keberadaan mangrove diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Editor : Redaksi62







